KELINCIKU…KELINCIKU…

Hari Minggu tanggal 22 kami sekeluarga jalan pagi ke pasar festival. Setelah Ayah sibuk bin repot cari parkir mobil, kita langsung menuju deretan pedagang makanan. Cuma satu favoritku, lontong kikil! Kuahnya bening, kikilnya empuk, lontongnya pulen. Wuah pokoke mak nyuzzz. Malahan Ayah nggak pernah cukup satu mangkok, hari itu nambah semangkok lagi. Laper pa doyan mas….

Buat orang Cikarang Baru Jababeka pasti familiar sama Pasar Festival yang dekat golf. Seingetku dulu, mungkin sekitar setahunan lalu, awalnya di sisi pagar luar lap.golf, ada cluster yang belum dibangun tapi sudah ada jalan aspalnya. Banyak yang manfaatin area itu tiap Minggu pagi buat senam, refreshing, momong anak, berjemur, ya apa ajalah buat ngisi Minggu pagi. Sehat lagi, sebab disitu pohon besarnya banyak. 

Nah tadinya sih cuma ada satu atau dua pedagang disitu, tukang minuman sama kalo nggak salah somay, apa mi ayam gitu. Lupa nek dah lama sih…. Nah trus karna makin banyak orang datang makin tambah pedagang yang ikutan jualan. Lama-kelamaan nggak nggak cuma pedagang makanan buat yang mau sarapan aja yang cari rejeki, tukang mainan anak, buku, sampai baju anak. Bulan-bulan berikutnya tempat itu jadi tujuan orang buat dagang. Tempatnya potensial pembeli kali ya.

Eh, pas pulang liat orang  jual kelinci..wii lucu! Jadi deh kami beli “sekeluarga” kelinci. Satu pejantan dua betina.

Advertisements

MAMAKU KOKI HANDAL !

walaupun masakan mama nggak sekece masakan koki hotel bintang 5, tapi masakan mama tetap paling penuh cinta. aku cinta masakan mamaku!

Mind Release

Relax is the key to the higher conscience

ocehan

Just another WordPress.com site

Mata, Rasa & Kata Muadzin

Wadah. Agar tertampung. Tak terbuang.