ANGGREK

 ANGGREK

  

 

WARNA SAMA, BEDA BENTUK KELOPAKNYA

Aku suka bunga anggrek awalnya karena aku suka bunga.  Aku juga suka tanaman hias meskipun dia nggak berbunga. Tanaman memberi warna hijau yang sejuk di lingkungan rumah, membersihkan udara dari polusi, dan membuar rumah tinggal terasa nyaman.

Bunga adalah sebuah karunia yang lain lagi, penuh keajaiban. Warna warni yang membentuknya muncul dari mana? Begitu saja, dari udara, dari tanah, dari tetes-tetes air yang membasahinya….

Bunga di lingkungan rumah membuat rumah jadi hidup, berwarna, riang. Bisa juga ngedongkrak mood.

Lalu keistimewaan lain dari anggrek yang  bikin aku jadi makin takjub : bunganya awet alias tahan lama. Lama banget bisa sebulan dua bulanan. Bandingkan umpamanya dengan melati gambir yang tahan cuma sehari, adenium tiga hari, kenanga beberapa hari, wijaya kusuma yang malah cuma semalam saja.

Kemudian ternyata aku juga menemukan kalau bunga anggrek sangat banyak variannya. Hobi ini kayanya bakalan gak ada habisnya jadinya…..

Sekedar contoh, coba lihat dua foto anggrek warna ungu di bawah ini…..

Nah, apakah keduanya bunga yang sama ?

 

ANGGREK JENIS DENDRO

Koleksi pertamaku adalah anggrek jenis dendrobium. Jenis ini cukup gampang perawatannya, jadi cocok untuk mengawali belajar memelihara anggrek.
Satu dua koleksi pertamaku lancar, tumbuh sehat dan juga subur. Buktinya dia cukup rajin berbunga.
Lalu setiap lewat tukang kembang yang mejeng anggrek jadi jualannya, aku mulai larak-lirik. Wah, belum punya nih bunga yang ini…..
Begitu aja terus sampai lama-lama anggrekku jadi lumayan banyak!

Anggrek ternyata juga berbunga tak kenal musim. Musim panas, musim hujan seharian, kalo dia mau berbunga ya hayo aja…… 

Nggak cuma rajin berbunga, lama kelamaan mereka juga berbagi tunas-tunas baru. Tunas yang tumbuhnya di tengah batang biasanya akan aku pisah dari batang induknya supaya nggak memberati induk. Tunas yang begini banyak sekali, nggak mungkin kalo mau kurawat semua…jadi aku menggratiskan aja buat yang mau, asal bener-bener dirawat….

Dari sebuah pameran anggrek, suatu hari aku menemukan sebuah stan yang menjual anggrek dendro dari jenis yang super. Ia bisa mencapai tinggi tiga meter lebih dalam pertumbuhannya.

 

BUAH ANGGREK

Belum lama ini salah satu koleksi dendroku yang warna ungu malahan berbuah!  Baru kali ini aku tahu, seperti itu buah anggrek…..

Ada lagi anggrek jenis lain yang masuk ke kebunku, yang ini namanya “golden shower”. Bunganya kecil-kecil tapi aku suka sama warna cerahnya yang terang banget….

 

ANGGREK BULAN

Rupanya suami lama-lama ketularan juga sama hobiku. Dia coba-coba mengoleksi anggrek jenis lain, anggrek bulan.

Awal mulanya aku sama sekali ragu anggrek bulan mau hidup di rumah kita. Pasalnya cuaca harian di daerah kita dominan panas terik, sementara setahuku anggrek jenis itu kan butuh cuaca yang adem dan lembab. Sayang kan kalo udah dibeli mahal taunya mati…..

Tapi nggak putus asalah, demi bunganya yang besar dan cantik, kita pasang net untuk teduhan si anggrek. Berhasil! Dia tumbuh dan berbunga……

Advertisements

TANAMAN WIJAYA KUSUMA

Tanaman wijaya kusuma termasuk dalam famili kaktus. Menurut para ahli botani, tanaman ini asalnya dari hutan tropis di  Amerika Selatan. Ia mampu hidup di daerah yang bersuhu sedang hingga tropis.

Bagian batang dan daun pada tanaman ini baru dapat dilihat bedanya setelah ia berumur cukup tua. Daun berbentuk pipih, halus tanpa duri, warnanya hijau, ada tulang daun di tengahnya. Sekeliling tepi daun ada lekukan-lekukan tempat bakal daun atau bakal bunga muncul. Daun yang menua akan mengeras dan mengecil membentuk batang tanaman.

Aku punya tanaman ini sudah beberapa tahun, lupa persisnya dari kapan, ambil bibit steknya dari punya Om di Karawang. Ya, gampang sekali cara pembiakan tanaman ini, seperti kaktus umumnya deh! Cukup stek batang atau daun aja. Kalau sukses, beberapa minggu akan muncul bakal daun di lekukannya. Ia akan tumbuh memanjang terus, jadi baiknya dikasih senderan supaya nggak rubuh, atau diikat di pagar. Kalau nggak mau tumbuh tinggi, harus rajin dipotong. Jangan dibuang potongannya! Sayang, tanam aja lagi biar berumpun nanti.

Seingatku ia sudah beberapa kali berbunga. Setahun bisa sampai dua kali, tergantung cuaca sih kayanya. Nah, sudah dua bulan ini Cikarang hampir tiap hari hujan, kadang deres, seringnya rintik-rintik. Kalaupun nggak hujan, pasti mendung seharian. Cuaca seperti itu bikin udara sehari-hari jadi ekstra dingin. Ini memicu tanaman menumbuhkan bunga.

Bunga Wijaya Kusuma

Bunga wijaya kusuma tidak mudah munculnya, tergantung pada iklim, kesuburan tanah dan cara pemeliharaan. Oya, mungkin juga tergantung siapa pemilik tanaman……he. Ini sih kata orang lho!

Bunga akan merekah hanya satu kali saja. Perhatikan : HANYA SATU KALI SAJA!! Waktu merekahnya dimulai pada menjelang tengah malam. Pada waktu ia merekah penuh, yaitu pas tengah malam, diameternya mencapai 10-15 sentimeter. Kelopak bunga warnanya putih bersih. Saat  mekar ia mengeluarkan bau yang amat wangi….(*hiiiii…). Semakin menjelang pagi ia makin menguncup kembali, dan takkan mekar lagi untuk selama-lamanya…..

Proses Mekarnya Si Bunga Langka

Seperti inilah keadaan bunga wijaya kusuma yang akan mekar malam harinya. Hari itu seharian Cikarang hujan rintik-rintik. Tanaman dan bunga yang aku taruh dibawah naungan pohon basah. 

Hari masih  jam 7.30 malam, tapi bunga sudah menunjukkan tanda-tanda mulai merekah. Lihat kuncup mulai membuka. Ini rasanya pengaruh dari cuaca yang sedang musim hujan, sangat dingin dan lembab, sehingga mempengaruhi awal proses mekar bunga ini. Waktu cuaca nggak sedingin ini,  biasanya dia baru menunjukkan tanda akan mekar sekitar jam 10 malam.

Selang satu jam berikutnya rekahan semakin lebar. Ini benar-benar cepat. Biasanya diluar musim penghujan posisi bunga seperti ini ini dicapai sekitar jam 11 lewat. Dalam keadaan kaya gini, bau wanginya sudah tercium. Nggak perlu deketin hidung ke kelopak, wong jarak beberapa meter aja udah kecium wanginya….uhmmm.

Belum jam sepuluh malam tapi bunga wijaya kusuma sudah mendekati mekar sempurna….hebat!! Ini artinya dia akan mengalami fase merekah sempurna yang lama juga nih, lebih dari dua-tiga jam.

Betul kan? Belum jam 12 malam tapi bunga sudah mekar sempurna. Coba kita lihat…

Hari makin malam, cuaca diluar juga makin dingin dan angin juga lumayan kenceng. Titik hujan masih sesekali membagi basahnya.

Hoahhhemm! Ngantuuk berat. Nggak tahan lagi, aku tidur aja deh. Kita lihat besok pagi akan seperti apa dia….

 

“Heavenly Beautiful”

RUMAH HIJAU JILID 2

Lanjutan dari koleksi adenium yang memenuhi rumah tinggalku. 

100_3131  100_3130  100_2866  100_3136    100_3132 

Ada yang sama dengan koleksi anda?

RUMAH HIJAU AKU

Di Cikarang nan panas, untungnya ada secuil oase…rumah hijau aqyuu.. .Dan di salah satu sudut yang panas ada beberapa koleksi adenium yang tiap hari tak bosan-bosannya kutengok. Berharap, menunggu, bunga apa yang mekar hari ini. ikut liat yuuuk!

lupanama ?shadow?doxxon 100_3148100_2864 bintangmerah

MAMAKU KOKI HANDAL !

walaupun masakan mama nggak sekece masakan koki hotel bintang 5, tapi masakan mama tetap paling penuh cinta. aku cinta masakan mamaku!

Mind Release

Relax is the key to the higher conscience

ocehan

Just another WordPress.com site

Mata, Rasa & Kata Muadzin

Wadah. Agar tertampung. Tak terbuang.