LEBARAN TAHUN 2010

 

 

 

Tahun ini kami nggak punya rencana khusus. Pertama tama karena jadwal cuti kerja Ayah gak memungkinkan untuk beracara lama, jadi ya jalani aja apa adanya yang penting bahagia dan selalu bersama …

Hari pertama dan juga kedua, biasanya ketiga juga, selalu jadi jatah silaturahmi kepada kerabat yang dekat.

Hari sisanya, kami ke Tangkuban Parahu, situs wisata favorit.

 

Gunung Tangkuban Parahu adalah salah satu gunung terbesar di dataran Parahyangan, adanya di utara Lembang Bandung. Udaranya sejuk banget, hamparan kebun tehnya luas, berlembah-lembah. Sepanjang jalan menuju gerbang masuknya berderet pohon pinus yang tinggi-tinggi, selang seling dengan pohon pakis raksasa.

 

 

Ketika kami berkunjung ke sana, cuaca sedang hujan. Sesekali lebat, tapi lebih banyak rintik dan masih bisa bersahabat untuk jalan-jalan menikmati pemandangan. Kabut begitu tebal turun sampai menghalangi pandang. sesekali naik ke atas seperti ada yang meniup, lalu bergerak turun lagi begitu berulang kali. Angin dingin luar biasa, maklum kami kan sudah terbiasa tinggal di Cikarang panas, hehehe.

 

 

 

 

 

Di kawasan ini ada tiga kawah besar yaitu Kawah Ratu, Kawah Domas dan Kawah Upas.

 

 

 

 

Nah, salah satu pemandangan unik yang terekam mata adalah tanaman yang mendominasinya, yakni tanaman yang daunnya akan berwarna kemerah-merahan kalau sudah tua. Warga sekitar menamainya pohon manarasa. Daun yang sudah berwarna merah bisa dimakan, katanya sih rasanya mirip daun jambu tapi sedikit berasa asam. Katanya … soalnya kami juga nggak ada yang nyoba karena nggak tahu. Daun ini katanya juga bisa jadi obat diare dan obat awet muda, hahahaha ….  Daun ini sepertinya juga dipercaya oleh masyarakat sekitar selalu dimakan oleh Dayang Sumbi yang awet muda dalam legenda terjadinya Gunung Tangkuban Perahu.

 

 

 

Banyak penjual makanan panas, mulai dari kopi, teh, cilok, apa aja deh. Bandrek juga ada, malah ini jadi ciri khas daerah ini. Dijamin kalau anda kemari saat cuaca seperti ini, hampir tiap jam perut minta diisi soalnya bawaannya lapar terus. Tipsnya jangan terlalu banyak minum sebab bikin beser, alias kepingin ke belakang terus, padahal fasilitas MCKnya masih saja belum berubah sejak beberapa tahun lalu kita terakhir kemari. Antrean panjang masih jadi pemandangan biasa di depan MCK.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

MAMAKU KOKI HANDAL !

walaupun masakan mama nggak sekece masakan koki hotel bintang 5, tapi masakan mama tetap paling penuh cinta. aku cinta masakan mamaku!

Mind Release

Relax is the key to the higher conscience

ocehan

Just another WordPress.com site

Mata, Rasa & Kata Muadzin

Wadah. Agar tertampung. Tak terbuang.

%d bloggers like this: