BIMO

Bimo

Bimo baru lahir

Life begin at 40 … begitu kata-kata populer yang sering diucapkan orang. Buatku itu betul-betul sebuah awal dari kesibukan luar biasa (lagi), setelah kira-kira 13 tahun absen ngurusin bayi. Di umurku yang segitu Tuhan kasih hadiah yang gak kira-kira, yang luar biasa… Bimo.

Tuhan…terima kasih jika Kau percaya aku bisa mengantar seorang anak lagi untuk menjalani kehidupan, Kau tahu tentunya, dengan segala kekuranganku juga. Aku kan bukan ibu yang sempurna.

919443_648466575179823_1695857590_o

Bimo di usia 6 bulan

image

~~~~~~~~~

 

 

DAVID COOK Live In Jakarta 2012

 

No way!

Widihhh, mimpi jadi nyata … akhirnya David Cook, winner American Idol Season 7 itu tahun ini memutuskan untuk mampir ke Jakarta dalam South East Asia Tour-nya. Ya ampuun kenapa baru sekarang sih Dave, nggak sejak dulu aja waktu dikau konser di Manila?

Walah yasudah, yang penting kan jadi …

FYI tulisan ini bukan review yang isinya menilai bagus nggaknya konser de el el, ini adalah catatan peristiwa aku aja. Tapi kalau ditanya gimana konsernya bagus enggak? Subyektif : sangat! Masalahnya gak nyangka kalau akhirnya beliau mau ke Indonesia juga. Bukan berarti selama tampil dia asal ya, musikalitas nggak diragukan lagi deh, skill nyanyi dan skill semua member of the band rapi jali, sippp lah pokoknya.

Tiket

 

M&G dan foto konser

 

Yang hadir di konser ini ternyata nggak cuma fans DC dari Indonesia aja, sebagian juga dari negara-negara tetangga seperti Malaysia, Singapura, bahkan dari Philippine juga padahal DC perform disana Sabtu dan Minggu sebelum lanjut ke Jakarta. Fans dari Indonesia, Indonesian Anthemics, banyak juga yang bela-belain hadir dari kota lain seperti Surabaya.

Kalau tour berikutnya DC ke Jakarta lagi, harapan aku sih waktunya bisa lebih tertata, kalo bisa jangan hari Selasa kali yeee, jadi banyak yang ngundurin diri soalnya hari kerja. Plus lagi tanggal 17 Juli waktu itu bertepatan sama saat-saat awal masuk sekolah buat anak SMA maupun yang kuliah.

Untuk lengkapnya foto-foto selama konser dan videonya bisa liat di David Cook Official semua komplit plit plit.

Aku sendiri sempet nyari kamera pinjeman buat bisa ngambil ya minimal beberapa deh rekaman konsernya. Dari beberapa ambilan, ada beberapa yang layak tampil di antaranya :

1. I Did It For You

2. The Last song I’ll Write For You

3. Hard To Believe

Nah buat yang suka dan pengen tau terus perjalanan karir jawara American Idol season 7 ini, kurang afdol deh kalo nggak follow @DavidCookIndo atau join fanpagenya di David Cook Indonesia .. (promo banget ya :D).

~~~~~~~~~~

 

 

TAHU SUSU LEMBANG

 

Hari Minggu tanggal 20 November 2011 aku dan para ibu dari asal RW yang sama, pergi berwisata ke Lembang, Bandung – Jawa Barat.

Tempat yang kita datangi ini untuk yang belum pernah kesana, mungkin akan sedikit tertipu dengan penampakan gerbang masuknya yang mirip-mirip POM bensin :

 

Gerbang masuk Tahu Susu Lembang?

Gerbang masuk Tahu Susu Lembang?

 

Jalan Raya Lembang Nomor 177 tepatnya lokasinya.

Ada apa di dalam sana? Ada tahu . Hahaha, pastinya. Ya tapi apa cuma itu? Tidak hanya itu dan juga bukan tahu yang umumnya dijual di tempat belanja seluruh Indonesia.

Keistimewaannya adalah tahu disini dibuat dengan campuran susu murni jadi rasanya sangat lain dengan tahu yang hanya berbahan kedelai saja. Lebih gurih dan lembut, dan yang paling penting adalah tanpa tambahan bahan pengawet. Makanya dalam bentuk mentah, tahu paling lama hanya bisa bertahan 2 hari di dalam lemari es. Lebih dari itu kesegaran dan kemurniannya akan langsung berkurang karena pasti sudah disusupi jamur atau bakteri.

Masuk ke dalamnya setelah melewati gerbang yang sedikit menipu tadi, ternyata bukan sekadar tempat jajanan tapi pabrik tahunyapun ada disana!

Kita bisa langsung melihat proses pembuatan tahu susu sejak awal perebusan hingga pengemasan. Makanya dijamin, tahu yang kita beli disana pastinya masih segar, fresh from the factory. Masih anget ..

 

Tungku-tungku super besar tempat merebus adonan dasar tahu susu ... muat sih untuk 5 orang😀

 

Tungku perebusan tampak samping

 

Adonan tahu yang mirip dengan bubur itu melewati lagi beberapa tahapan sebelum akhirnya dicetak dan dibiarkan beku.

 

Bubur tahu dicetak dengan cara dibungkus dengan kain

 

Tahu yang belum jadi

 

Tahu yang sudah mengeras dan dibuka cetakannya

 

Tahu yang sudah jadi ada yang dikasih variasi warna kuning dari bahan kunyit

 

Nah, pengunjung bisa beli langsung tahu susu sebagai oleh-oleh. Mau yang putih atau yang kuning?

Di sisi lain bagunan yang berfungsi sebagai tempat mengolah tahu susu, berderet kios yang menjual aneka produk berbahan tahu susu. Mulai dari tahu susu goreng, kembang tahu susu, krupuk tahu susu, kupat tahu susu, baso tahu susu, batagor, sampai makanan lain yang nggak ada tahunya, seperti mi kocok Bandung, spaghetti dan aneka minuman.

Tempat ini cocok buat wisata keluarga karena ada fasilitas bermain untuk anak.

 

Rombongan mejeng sejenak sebelom belanja oleh-oleh

~~~~~

The 34th JGTC 2011


Mejeng sejenak

JGTC = Jazz Goes To Campus, tempatnya di Kampus FEUI Depok. Tahun 2011 adalah ajang JGTC yang ke 34!

Sebetulnya kami nggak mania jazz atau JGTC fanatikers. Kenapa kami beberapa kali datang setelah sudah tinggal jauh di Bekasi, agak sulit juga dijawab. Mungkin karena nostalgia jaman mahasiswa. Pengen nonton artis tertentu yang tampil juga tidak, ketagihan mungkin .. haha.

34th JGTC

Hari H tanggal 4 Desember, Minggu. Hajatannya dijadwalkan siang menjelang tengah hari sampai tengah malam. Makin malam makin top juga yang perform. Kami, berhubung tinggalnya jauh dan besoknya Senin pula, ada yang kerja ada yang sekolah, nggak berani pulang terlalu malam karena takut nggak bisa bangun pagi. Maka jadilah menikmati yang ada sesuai waktu yang bisa kita kompromikan.

Waktu datang ke lokasi, sekitar hampir jam 11 siang, kami agak heran koq masih sepi? Padahal tahun lalu wah ramainya sampai sesak. Tapi ternyata setelah lewat jam 2 siang yang datang mulai banjir. Rupanya mungkin mereka sudah punya gebetan masing-masing yang akan ditonton😀.

Tiket

Ada satu band yang menarik perhatian aku waktu lihat jadwal performance di 3 panggung konser, yaitu Tribute to Level 42 Band asal Indonesia. Aku termasuk penggemar Level 42, band asal Inggris yang leadernya Mark King itu, sejak SMP. Jujur setelah album “Staring at The Sun” aku sudah nggak sempat ngikutin perkembangannya lagi karena berbagai alasan klise, kuliah lalu berumahtangga. Tapi walau bagaimanapun masih lekat di ingatan dan di lidah, lirik-lirik lagu di awal kemunculan Level 42 di jagat musik komersial. Lessons In Love, Running In The Family, Something About You, adalah di antaranya.

Sayangnya Tribute To Level 42 Band nggak tampil lama, hanya beberapa lagu. Aku hanya sempat merekam performance mereka satu lagu saja : “Lessons In Love” (klik untuk lihat videonya).
Enjoy😀


KUMPUL-KUMPUL TEMAN LAMA

 

 

Sejak buka akun di salah satu jejaring sosial, mulai deh nyambung lagi sama teman-teman jaman sekolah dulu. Mulai dari teman SD sampai teman kuliah komplit.

 

Salah satu eksesnya adalah niat pada pengen ketemuan, yah, setelah lama banget nggak ketemu, walaupun sudah liat tampang masing-masing di foto profil, mungkin memang lebih afdol ya kalau sesekali kumpul lagi.

 

Bertempat di Cilandak Town Square, suatu hari di bulan Januari (ceile) jadilah reuni kecil-kecilan itu. Senang rasanya bisa berbagi cerita, ketemuan, walaupun nggak semua teman yang kepingin ikut bisa datang, semoga lain waktu bisa kumpul lagi dengan lebih banyak teman.

 

 

 

 

LEBARAN TAHUN 2010

 

 

 

Tahun ini kami nggak punya rencana khusus. Pertama tama karena jadwal cuti kerja Ayah gak memungkinkan untuk beracara lama, jadi ya jalani aja apa adanya yang penting bahagia dan selalu bersama …

Hari pertama dan juga kedua, biasanya ketiga juga, selalu jadi jatah silaturahmi kepada kerabat yang dekat.

Hari sisanya, kami ke Tangkuban Parahu, situs wisata favorit.

 

Gunung Tangkuban Parahu adalah salah satu gunung terbesar di dataran Parahyangan, adanya di utara Lembang Bandung. Udaranya sejuk banget, hamparan kebun tehnya luas, berlembah-lembah. Sepanjang jalan menuju gerbang masuknya berderet pohon pinus yang tinggi-tinggi, selang seling dengan pohon pakis raksasa.

 

 

Ketika kami berkunjung ke sana, cuaca sedang hujan. Sesekali lebat, tapi lebih banyak rintik dan masih bisa bersahabat untuk jalan-jalan menikmati pemandangan. Kabut begitu tebal turun sampai menghalangi pandang. sesekali naik ke atas seperti ada yang meniup, lalu bergerak turun lagi begitu berulang kali. Angin dingin luar biasa, maklum kami kan sudah terbiasa tinggal di Cikarang panas, hehehe.

 

 

 

 

 

Di kawasan ini ada tiga kawah besar yaitu Kawah Ratu, Kawah Domas dan Kawah Upas.

 

 

 

 

Nah, salah satu pemandangan unik yang terekam mata adalah tanaman yang mendominasinya, yakni tanaman yang daunnya akan berwarna kemerah-merahan kalau sudah tua. Warga sekitar menamainya pohon manarasa. Daun yang sudah berwarna merah bisa dimakan, katanya sih rasanya mirip daun jambu tapi sedikit berasa asam. Katanya … soalnya kami juga nggak ada yang nyoba karena nggak tahu. Daun ini katanya juga bisa jadi obat diare dan obat awet muda, hahahaha ….  Daun ini sepertinya juga dipercaya oleh masyarakat sekitar selalu dimakan oleh Dayang Sumbi yang awet muda dalam legenda terjadinya Gunung Tangkuban Perahu.

 

 

 

Banyak penjual makanan panas, mulai dari kopi, teh, cilok, apa aja deh. Bandrek juga ada, malah ini jadi ciri khas daerah ini. Dijamin kalau anda kemari saat cuaca seperti ini, hampir tiap jam perut minta diisi soalnya bawaannya lapar terus. Tipsnya jangan terlalu banyak minum sebab bikin beser, alias kepingin ke belakang terus, padahal fasilitas MCKnya masih saja belum berubah sejak beberapa tahun lalu kita terakhir kemari. Antrean panjang masih jadi pemandangan biasa di depan MCK.

 

ANGGREK

 ANGGREK

  

 

WARNA SAMA, BEDA BENTUK KELOPAKNYA

Aku suka bunga anggrek awalnya karena aku suka bunga.  Aku juga suka tanaman hias meskipun dia nggak berbunga. Tanaman memberi warna hijau yang sejuk di lingkungan rumah, membersihkan udara dari polusi, dan membuar rumah tinggal terasa nyaman.

Bunga adalah sebuah karunia yang lain lagi, penuh keajaiban. Warna warni yang membentuknya muncul dari mana? Begitu saja, dari udara, dari tanah, dari tetes-tetes air yang membasahinya….

Bunga di lingkungan rumah membuat rumah jadi hidup, berwarna, riang. Bisa juga ngedongkrak mood.

Lalu keistimewaan lain dari anggrek yang  bikin aku jadi makin takjub : bunganya awet alias tahan lama. Lama banget bisa sebulan dua bulanan. Bandingkan umpamanya dengan melati gambir yang tahan cuma sehari, adenium tiga hari, kenanga beberapa hari, wijaya kusuma yang malah cuma semalam saja.

Kemudian ternyata aku juga menemukan kalau bunga anggrek sangat banyak variannya. Hobi ini kayanya bakalan gak ada habisnya jadinya…..

Sekedar contoh, coba lihat dua foto anggrek warna ungu di bawah ini…..

Nah, apakah keduanya bunga yang sama ?

 

ANGGREK JENIS DENDRO

Koleksi pertamaku adalah anggrek jenis dendrobium. Jenis ini cukup gampang perawatannya, jadi cocok untuk mengawali belajar memelihara anggrek.
Satu dua koleksi pertamaku lancar, tumbuh sehat dan juga subur. Buktinya dia cukup rajin berbunga.
Lalu setiap lewat tukang kembang yang mejeng anggrek jadi jualannya, aku mulai larak-lirik. Wah, belum punya nih bunga yang ini…..
Begitu aja terus sampai lama-lama anggrekku jadi lumayan banyak!

Anggrek ternyata juga berbunga tak kenal musim. Musim panas, musim hujan seharian, kalo dia mau berbunga ya hayo aja…… 

Nggak cuma rajin berbunga, lama kelamaan mereka juga berbagi tunas-tunas baru. Tunas yang tumbuhnya di tengah batang biasanya akan aku pisah dari batang induknya supaya nggak memberati induk. Tunas yang begini banyak sekali, nggak mungkin kalo mau kurawat semua…jadi aku menggratiskan aja buat yang mau, asal bener-bener dirawat….

Dari sebuah pameran anggrek, suatu hari aku menemukan sebuah stan yang menjual anggrek dendro dari jenis yang super. Ia bisa mencapai tinggi tiga meter lebih dalam pertumbuhannya.

 

BUAH ANGGREK

Belum lama ini salah satu koleksi dendroku yang warna ungu malahan berbuah!  Baru kali ini aku tahu, seperti itu buah anggrek…..

Ada lagi anggrek jenis lain yang masuk ke kebunku, yang ini namanya “golden shower”. Bunganya kecil-kecil tapi aku suka sama warna cerahnya yang terang banget….

 

ANGGREK BULAN

Rupanya suami lama-lama ketularan juga sama hobiku. Dia coba-coba mengoleksi anggrek jenis lain, anggrek bulan.

Awal mulanya aku sama sekali ragu anggrek bulan mau hidup di rumah kita. Pasalnya cuaca harian di daerah kita dominan panas terik, sementara setahuku anggrek jenis itu kan butuh cuaca yang adem dan lembab. Sayang kan kalo udah dibeli mahal taunya mati…..

Tapi nggak putus asalah, demi bunganya yang besar dan cantik, kita pasang net untuk teduhan si anggrek. Berhasil! Dia tumbuh dan berbunga……

Previous Older Entries

MAMAKU KOKI HANDAL !

walaupun masakan mama nggak sekece masakan koki hotel bintang 5, tapi masakan mama tetap paling penuh cinta. aku cinta masakan mamaku!

Mind Release

Relax is the key to the higher conscience

ocehan

Just another WordPress.com site

Mata, Rasa & Kata Muadzin

Wadah. Agar tertampung. Tak terbuang.